Honda NSR 150, Legenda Sports di Awal Millenium

0
906
views

Sliders,

Ingat logo motor di ini?

Honda NSR 150

Ada kenangan yang timbul ketika melihat logo NSR tersebut? Kalau saya pribadi, terbersit romantisme masa lalu *tsaah. Perut terasa mules, pikiran mengawang-awang ke masa-masa abu-abu putih dahulu. Jaman SMA di kota kembang, hehe. D

Honda NSR! ah keren sekali setiap mendengar nama itu di periode 98-2002 an. Motor sport tulen pada masanya yang cuma bisa dimiliki sebagian kecil rider yang beruntung. Sedangkan sebagian besar lainnya hanya bisa memimpikan dengan memandang-mandangi gambarnya saja.. haha.

Gimana engga? NSR 150R  diimpor oleh Federal Motor (kini AHM) dari Thailand dengan harga perkenalan Rp 8 juta, saat harga motor bebek sebagai populasi dominan saat itu hanya di kisaran Rp 3 juta-an saja. Semakin parah ketika krisis moneter 97-98 harganya melejit menjadi Rp 12 juta, di tahun itu harga segitu mahal lho. Apalagi, ini motor 2 tak! imej nya sudah sangat BOROS di mata konsumen baik dari sisi operasional maupun harga jualnya.

AHM pun hanya mengimpor seri NSR hingga model RR atau hingga periode tahun 2000. Selepas itu NSR hanya bisa dibeli melalui IU (Importir Umum), bukan ATPM resmi. Sehingga harga yang harus di tebus semakin tinggi, belum biaya perawatan kedepannya karena spare parts juga harus inden melalui IU. Servis juga harus di bengkelnya importir. Repot.. 

Sungguh besar effort yang harus dikeluarkan untuk bisa keren seperti Andy Lau dalam film Full Throttle nya 😛

Honda NSR 150Full Throttle (1995), Featuring Honda NSR 250 (source)

Honda NSR 150 ini muncul saat AHM masih diasyik-kan dengan Honda Astrea the series: Astrea Grand dan Black Impressa. Teman-teman sekolah saya banyak sekali yang menunggangi Astrea ini, bahkan Astrea Star dan Cup 800 juga masih ada. Belum ada jor-jor an inovasi model dan fitur oleh ATPM seperti yang kita nikmati saat ini.

Satu-satunya oase penggemar motor sport saat itu adalah kehadiran Honda Tiger 2000 berkubikasi 200 cc. Kehadiran suspensi 'monoshock' saja pada saat itu sudah bisa melambangkan sebuah fitur teknologi tinggi..wkwkw.

Duh, kalau diingat-ingat masa-masa itu adalah masa kegelapan dari inovasi produk sepeda motor di tanah air. Ya realistis, karena nyatanya market memang masih bisa dipuaskan dengan suguhan produk-produk standar. Sosok Honda NSR racikan Honda Thailand ini menjadi ksatria gagah paling keren diantara bebek-bebek negri.

Runutan singkatnya sejarah kiprah Honda NSR di tanah air adalah sebagai berikut:

  • NSR R (1994 – 1998)
  • NSR RR (1999 – 2001)
  • NSR New RR
  • NSR SP – Special Product

Sejak versi pertama diluncurkan, aura teknologi tinggi sangat kental dari sosok NSR ini. Rangka deltabox, suspensi belakang monoshock, radiator water cooled, daan tachometer. Hahaha.. jangan salah, pada masa itu ada tachometer di motor keliatannya keren (entah kalau saya yang udik).

Honda NSR 150

Kiri Atas: NSR 150R (source), Kanan Atas: NSR 150RR (source), Kiri Bawah: NSR 150 New RR (source), Kanan Bawah: NSR 150SP (source)

Desain NSR 150R bisa dikatakan hanya laku di zamannya saja, tengoklah body lurus kurus, velg jari-jari lagi. Sedangkan suksesornya memiliki lekuk-lekuk desain yang menurut saya pas! tidak berlebihan, tidak terlalu sederhana juga untuk sebuah sport fairing. Malah motor matic zaman sekarang justru punya banyak garis-garis kurang fungsi. Namun itu lah selera saat ini dan suatu saat nanti akan berubah. Menurut saya pribadi NSR 150 RR s.d SP masih layak untuk dikoleksi. 

Perbedaan kasat mata seri RR – new RR – dan SP hanyalah di desain lampu depan. Jika model RR menggunakan dua lampu membulat, maka seri new RR menggunakan 2 mata 'kucing'. Sedangkan model SP adalah pengembangan dari model RR dengan membenamkan beberapa fitur spesial yang menjadi ciri khas model ini. Yaituu….

Ciri khas pertama: Single swing arm! ini adalah part yang sangat mewah, ada hubungan emosional yang timbul dengan memiliki motor NSR 150 SP ini. Serasa mengendarai NSR 500 yang dikendarai oleh Tadayuki "taddy" Okada, satu-satunya pembalap Repsol Honda yang menggunakan single arm. Part spesial ini juga banyak diburu oleh hobiist yang ingin memodifikasi motornya. 

Honda NSR 150

Kiri: NSR 150 SP (source) – Kanan: NSR 500 Tadayuki Okada (source) 

Ciri khas kedua seri SP ini yang paling kentara adalah kelir khas Repsol Honda nya, joss!. Pada masa itu kelir repsol ini chemistry nya sangat kuat, kesan eksklusif sangat kental. Kalau sekarang AHM sebagai ATPM Honda memfasilitasi konsumennya yang berminat dengan kelir Repsol ini pada produk bebek Blade dan CBR 150R nya.

Ciri khas ketiga, lampu mata kucing nya. Lampu ini juga sering dijadikan acuan modifikator lokal saat itu. Kalau berlangganan majalah otomotif atau motor plus, pasti sering kita menemukan artikel modifikasi Honda Tiger yang dikasih baju, tangki di kondomin, swing arm limbah moge, velg juga limbah moge, lampu depannya 80% menggunakan mata kucing NSR 150 SP ini.

Selain ketiga ciri khas di atas, desain lampu belakang seri NSR RR dan SP yang khas dengan dua lampu rem juga sering dijadikan referensi modifikasi. Sampai-sampai ada rumah modifikasi yang membuat versi fiberglass nya untuk diaplikasikan ke motor bebek, dikenal dengan istilah body model hiu. 

NSR 150 RR dan SP benar-benar telah menjadi trendsetter di era nya, penggemar roda dua yang mengalami jaman yang sama dengan saya tentu akan sepakat (pede). Lalu berapa harga yang harus ditebus kalau kita ingin menjadikannya sebagai barang koleksi?

Honda NSR 150Harga Bekas Honda NSR 150 RR (source)

Gimana? harga kolektor banget kan? kalau harga di atas belum membuat anda terkejut… simak hasil search saya untuk harga Honda NSR 150 SP kelir Repsol ini :

Honda NSR 150

Harga Honda NSR 150 SP (source)

Bagi saya pribadi, Honda NSR 150RR dan SP adalah LEGENDA! Berani mengkoleksinya? *mikir dulu

Tulisan ini hanya sekedar luapan 'romantisme' masa lalu, membangkitkan kenangan awal kecintaan saya pada roda dua. Kalau pernah mencicipi mesin 2tak, memang akan sepakat bahwa mesin ini memiliki sesuatu yang akan selalu dicintai oleh penggemarnya.

 

Semoga bermanfaat,

 

ciao!

Related:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here