Berita motogp, Kesulitan Rider Honda

0
66
views

berita motogp

Calr Crutchlow Crash di Argentina 2016 (sumber)

Halo Sliders,

Pernah tidak mengamati performa suatu pabrikan yang berkompetisi di kelas motogp secara keseluruhan? Selama ini top of mind kita ketika berbicara Honda, yang dimaksud adalah Marquez-Pedrosa, jika Yamaha berarti Rossi-Lorenzo, Ducati identik dengan duo Andrea, dan Suzuki ibaratnya Aleix-Maverick. Lumrah, karena berita motogp di media lebih banyak memberitakan para riders tersebut.

Padahal setiap pabrikan memiliki rider selain yang disebutkan di atas tadi, kecuali Suzuki ya (setidaknya untuk saat ini).

Siapa mereka?

Mereka adalah riders yang bernaung di haribaan tim-tim satelit. Ada Cal Crutchlow, Jack Miller dan Tito Rabat yang juga menunggangi RC213V. Pol Espargaro dan Bradley Smith adalah riders selain Rossi/Lorenzo yang juga menunggangi YZR-M1. Dan Ducati dengan satellite team riders paling banyak! diantaranya: Hector Barbera, Danilo Petrucci, Scott Redding, Eugene Laverty, Michele Pirro, Yonny Hernandez, dan Loris Baz. Ada tujuh rider! wow.

Namun berapa banyak dari deretan satellite rider yang disebutkan di atas tadi dalam setiap racenya ikut bertarung memperebutkan posisi terdepan? Sayangnya jarang, kecuali Yamaha Tech-3 yang beberapa kali sempat mencuri perhatian. Apalagi dahulu ketika kakak Crutchlow masih di Yamaha Tech-3, kalau sekarang entah kenapa beliau ndelosor-an di atas RC213V. Berbanding terbalik dengan Marquez dan Pedrosa dari tim pabrikan. Apa bedanya motor tim pabrikan dan tim satelit?

Mengamati performa seluruh rider suatu pabrikan, baik yang berada di factory team maupun tim satelit akan memberikan kita pandangan yang berbeda. Berita motogp kali ini akan mengambil sampel dari pabrikan pemuncak klasemen sementara perburuan gelar motogp 2016, Honda.

Pertama-tama mari kita melihat fakta, hasil klasemen pembalap Honda sampai dengan seri ketujuh Catalunya adalah sebagai berikut:

Screen Shot 2016-06-18 at 8.33.13 AM

Marc Marquez (#93), Dani Pedrosa (#26), Carl Crutchlow (#35), Jack Miller (#43), Tito Rabat (#53)

Perolehan poin Marc Marquez meninggalkan jauh rider Honda lainnya, bahkan Dani Pedrosa yang rekan setimnya saja terpaut jarak 43 poin. Apalagi perolehan poin rider tim satelit, jauh sekali jaraknya. Hal yang menarik dari tabel papan skor di atas, rider Honda dari tim satelit paling sering DNF. Dan dari semua rider Honda hanya Marquez yang paling konsisten dalam setiap seri. Nyaris di setiap seri ia selalu finish di podium, kecuali di GP Perancis saat ia crash kompak bersama Dovozioso di tikungan yang sama.

RC213V-2016 is a Marc's Bike

RC213V tahun 2016 ini adalah motornya Marc Marquez, ini dia sumber tantangannya bagi rider Honda yang lain. Fokus pengembangan motor tahun ini mengandalkan preferences dari Marc marquez. Dengan kata lain rider selain Marc mendapatkan motor yang telah dikembangkan menurut versi Marc tersebut. Baru kemudian di tune sesuai preference rider bersangkutan. Secara konsep, base nya adalah RC213V versi Marc Marquez. Rider lain harus pintar-pintar beradaptasi. HRC menjadikan opini Marc sebagai tumpuan pengembangan motor. Hasilnya? performansi Marc di sirkuit yang sama lebih konsisten dibandingkan musim lalu :

berita motogp

Performa Marc Marquez  tahun 2015 – 2016

Dari tujuh seri di tahun 2015, Marc tercatat tiga kali DNF. Hal sebaliknya ia tunjukkan di tahun 2016 ini, setiap serinya selalu mendapat poin dan bisa dikatakan konsisten finish di podium. Hasil papan skor di atas sedikit banyak membuat siapapun tergelitik untuk berkesimpulan bahwa RC213V tahun 2016 ini memang hanya sesuai dengan gaya membalapnya Marc marquez. Jika di tahun lalu Marc sering mengkritisi RC213V nya, tahun ini kita jarang mendengar hal yang serupa darinya.

Dani Pedrosa pun menguatkan kesimpulan di atas. Menurutnya RC213V tahun ini memiliki komplikasi antara power output yang terlalu agresif ditambah adaptasi piranti elektronik baru yang baru-baru ini diwajibkan. Semuanya membuat motor ini menjadi motor yang sulit dikendarai. Ia memberikan deskripsi, jika dua atau tiga tahun yang lalu Stefan Bradl dan Alvaro Bautista dari tim satelit mampu finish di posisi empat atau lima besar, kini tim satelit Honda hanya mampu finish di luar 10 besar. Tak lupa ia pun menyinggung bahwa Cal Crutchlow mengalami kesulitan mengendarai RC213V, terlihat dari seringnya ia crash dalam beberapa seri yang telah digelar.

HRC masih memiliki pekerjaan rumah agar RC213V nya tidak hanya bersahabat dengan Marc Marquez. Masukan dari rider Honda mengerucut pada beberapa to-do-list yang harus dilakukan, seperti : better turning, delivery power yang lebih progresif atau tidak terlampau agresif ketika keluar dari tikungan, dan meningkatkan horse power.

 

Semoga bermanfaat,

 

ciao!

Related:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here