Lorenzo, siapa ikut ke Ducati?

0
147
views

berita motogp

Mas Jorge Berdiskusi dengan Ramon Forcada (sumber)

Sliders, sudah kita ketahui bersama bahwa di tahun depan Jorge Lorenzo akan berpindah dari tim Yamaha Movistar ke Ducati factory. Seperti yang sudah-sudah, kepindahan seorang rider biasanya diiringi oleh para mekaniknya. Siapa saja yang menemani mas Jorge ke Ducati?

Boyongan tim mekanik mengikuti pembalapnya yang berpindah tim bukan hal yang baru. Sebelumnya kita ingat ketika Valentino Rossi memutuskan pindah dari Yamaha ke Ducati di tahun 2011 lalu, crew chiefnya saat itu Jeremy Burgess pun turut serta bersamanya. Dan Burgess pun membawa mekanik-mekanik lain yang selama ini biasa bekerja bersamanya untuk turut serta ke Ducati. Selama petualangannya di Honda Repsol, Yamaha, Ducati, lalu kembali lagi ke Yamaha, Valentino Rossi selalu membawa mekanik intinya untuk turut bersamanya. Sayang kebersamaan Valentino Rossi dengan Jeremy Burgess harus berakhir di 2013 akhir ketika Rossi memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama Burgess. Anyway, kepindahan seorang pembalap sedikit banyak berarti berpindahnya kru tim juga, tinggal tergantung seberapa kuat chemistry antara rider dengan crew chiefnya.

Lorenzo Team Member

Selama berada di garasi Yamaha, komposisi boysband Lorenzo adalah sebagai berikut :

berita motogp

Lineup Tim Member JL99 (sumber)

Ducati dikabarkan sudah menawari crew chief Lorenzo saat ini, Ramon Forcada untuk ikut bergabung membantu Lorenzo mendapatkan settingan terbaik dari Desmosedici GP 17. Namun dari semua pit member Lorenzo saat ini hanya Juan Llansa Hernandez yang menyanggupi untuk mengikut sang rider. Juan Llansa memang sudah lama bekerja bersama Lorenzo, sejak debutnya mas Jorge di kelas 125cc, kelas Moto2 dan sekarang motoGP. Bahkan Juan Llansa menyatakan kesediaannya mengikuti kemanapun sang Jorge akan berlabuh. Loyal ceritanya, bahkan sampai-sampai bersedia meninggalkan tim terbaik di motoGP saat ini.

Duh, padahal mas Lorenzo mengaku ingin menempatkan crewnya saat ini sebanyak mungkin di Ducati. Namun hampir semuanya memilih tetap di Yamaha dan menangani Maverick Vinales di musim depan. Di sisi lain, kompleksitas Desmosedici dan metode bekerja di Ducati yang berjalan saat ini memerlukan adanya waktu adaptasi bagi anggota baru dan bagi Ducati hal tersebut bukan pilihan yang ingin mereka ambil. Selain itu Ducati cukup happy dengan timnya saat ini, mereka tidak ingin memecat anggota timnya. Tidak ideal situasi yang dihadapi mas Jorge.

Mungkin, seandainya pengganti Jorge Lorenzo di Yamaha di musim depan adalah seorang pembalap veteran yang prestasinya biasa-biasa bisa jadi Ramon Forcada akan menemani Lorenzo ke Ducati. Namun kita tahu Yamaha memilih pembalap muda yang baru berusia 21 tahun, berbakat, karirnya masih panjang. Bagi Forcada tentu baginya lebih menantang bekerja bersama rider dengan profil tersebut. Membantu pembalap muda berbakat mencapai prestasinya adalah sebuah achievement bagi seorang crew. Apalagi Vinales juga berkebangsaan Spanyol, sama seperti kebanyakan mekanik Lorenzo di Yamaha saat ini. Dan Yamaha adalah tim terbaik di motoGP, tentunya benefit yang diberikan sangat menarik, cukup untuk membuat setiap anggota kru merasa nyaman dan fokus dengan pekerjaannya. Singkat cerita, tawaran berpindah tim hanya karena faktor 'sudah biasa bekerja bareng Lorenzo' kurang nendang bagi mereka. hehe

Lorenzo masih memiliki waktu sekitar enam bulan lagi untuk mencari kandidat crew chief yang baru. Tentunya tidak  sembarang orang, sudah rahasia umum bahwa tidak mudah bekerja bersama rider seperti Lorenzo. Beberapa nama yang muncul ke permukaan diantaranya adalah Cristian Gabarrini dan Daniele Romagnoli.Siapa mereka?

Cristian Gabarrini

Lebih dikenal oleh fans motoGP ketika ia berperan sebagai crew chief Casey Stoner. Keduanya bekerjasama pertama kali ketika Stoner naik kelas motoGP bersama LCR Honda di tahun 2003. Saat itu Gabarrini bertindak sebagai data engineer Casey Stoner. Ketika Stoner mendapatkan tawaran dari Ducati factory, Gabarrini pun ikut bersamanya dan diposisikan sebagai crew chief. Tidak ketinggalan ketika Stoner pindah ke Repsol Honda, Gabarrini loyal mengikutinya. Ketika Marc Marquez bergabung ke Repsol Honda menggantikan Casey Stoner yang memutuskan untuk pensiun, Gabarrini di re-alokasi ke tim satelit menangani Jack Miller project sampai saat ini, sebab Marquez menginginkan untuk membawa orang-orangnya sendiri. 

Daniele Romagnoli

Adalah masa lalu Lorenzo. Dulu, Romagnoli adalah tim manager Lorenzo di tahun 2009 saat Yamaha disponsori oleh Fiat. Di tahun 2010 Romagnoli memutuskan untuk kembali menjadi crew chief, sesuai passionnya sebagai engineer. Dan karena Yamaha factory sudah memiliki crew chief sendiri buat Lorenzo (Ramon Forcada), maka Romagnoli memilih untuk mencari kesempatan tersebut di luar Yamaha factory. Singkat cerita, akhirnya ia berlabuh di Yamaha Tech-3 menjadi crew chiefnya kakak Crutchlow (sebelumnya Romagnoli sempat diprediksi akan bergabung dengan Honda). Dan seperti kisah-kisah antara rider dengan mekaniknya, Romagnoli pun mengikuti petualangan kakak Crutchlow ke Ducati. Namun ketika Crutchlow frustasi dengan Desmosedici dan tergiur mengendarai RC213V spek pabrikan di tim satelit LCR, Romagnoli kali ini tidak menemaninya. LCR saat itu sudah memiliki crew chief sendiri, Christophe Bourguignon. Sepeninggal Crutchlow, Romagnoli mengasuh Danilo Petrucci di tim satelit Pramac Ducati sampai sekarang, dan terus memperkaya pengalamannya akan Desmosedici.

 

Masih enam bulan lagi, kita tunggu perkembangannya

 

Semoga bermanfaat,

ciao!

Related:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here