Dan Suzuki pun Bersayap

1
139
views

Suzuki Ecstar Moto Gp Twitter

Pada sesi tes pasca seri Jerez, terlihat Maverick Vinales bergabung bersama "the winglet club" dan hasilnya? Ia berhasil mencatatkan waktu lebih baik dibandingkan saat sesi kualifikasi di sirkuit yang sama pada hari Sabtu 24 April lalu.

Merasa terhambat dalam mengeluarkan seluruh potensinya pada race hari Ahad kemarin, Maverick Vinales sangat antusias untuk kembali ke trek keesokan harinya. Dengan tujuan hanya pada satu hal, mencari solusi atas urusan yang belum kelar..hehe. Vinales sepertinya sedikit frustasi mengenai pencapaiannya di seri Jerez kemarin, terungkap dari komentar nya pasca race kemarin

"..when you see Yamaha first-second and me and Aleix are fifth and sixth, you think a little bit. But I trust Suzuki and I trust that still they can show me the results.” (sumber)

Ini sih melancarkan tekanan kepada Suzuki untuk mampu memberikan paket yang lebih baik lagi, kalau masih mau mempertahankan Vinales. Pencapaian Suzuki di musim keduanya pasca rehat dua musim ini sebetulnya tergolong luar biasa, namun itu tidak cukup untuk Vinales. Motor juara dunia jelas menjadi standar bagi rider 21 tahun ini.

Seperti pada postingan sebelumnya, banyak rider mengeluhkan kurang nya traksi pada ban belakang dan spinning yang berlebihan di sirkuit Jerez. Hal yang sama juga dirasakan oleh Maverick Vinales sehingga dia harus susah payah mengejar ketertinggalannya karena start yang buruk akibat lack of traction. Bukannya terpaku menyalahkan kondisi trek, pada tes hari Senin kemarin Suzuki mencoba berbagai pilihan setup baru, dan paket winglet yang sebelumnya sudah di tes oleh Aleix Espargaro di Free Practise seri Jerez kemarin. Secara keseluruhan, pekerjaan Suzuki pada sesi tes Senin lalu adalah :

Work on the set-up, reduce the spinning, find a better traction

Maverick Vinales,

Maverick Vinales Winglet

Maverick Vinales dengan "sayap" nya

"Efek dari penggunaan winglet tidaklah signifikan, tapi secara pasti penggunaan winglet akan menolong pada situasi tertentu. Winglet tidak berkontribusi dalam memperbaiki catatan waktu per-lap, namun mampu memperbaiki kenyamanan dalam riding dan ini sangat bermanfaat pada race distance. Prioritas tes adalah menemukan set-up yang pas, mencari solusi atas spinning agar di seri Le Mans mendatang kami mendapatkan traksi roda belakang yang baik mengingat karakter sirkuit nya sangat menyiksa ban. Kombinasi antara hard braking dan fast acceleration menjadi karakter sirkuit Le Mans"

Hal lain yang menjadi fokus perhatian bagi Vinales dan tim adalah pemilihan ban depan, beberapa kompon ban depan yang tidak mereka gunakan pada saat race kemarin menjadi pilihan uji coba.

Dengan beberapa penyesuaian engine yang baru, kini Vinales merasa kompon lunak untuk ban depan akan menjadi salah satu pilihan utama nya pada race mendatang. Vinales sukses menutup hasil satu hari tes tersebut dengan mencatatkan waktu 1 menit 39,53 detik, menempati posisi ketiga atau jauh lebih baik dari pencatatannya ketika sesi kualifikasi lalu (1 menit 39,58 detik) memperbaiki selisih waktu dari pembalap terdepan (+0,223 detik, kualifikasi: +0.845 detik)

Aleix Espargaro,

Aleix Espargaro Winglet

Aleix Espargaro dengan Sayap Baru nya

"Membandingkan Suzuki dan Honda, pada dasarnya kami lebih baik di fast corner bagian di mana Honda spinning lebih banyak, traksi cukup baik namun masih perlu perbaikan, performa mesin Honda-Suzuki juga sangat mendekati karena ketika duel dengan Dani Pedrosa di straight perbedaan kecepatan kami tidak terlalu jauh, padahal Dani adalah rider yang mungil. Sedangkan di slow corner, Honda memiliki grip lebih baik. Sedangkan di GSXR-R, sedikit throttle saja sudah mampu membuat roda belakang spin, itulah mengapa kami kalah dalam akselerasi"

Seakan kembali menegaskan, Aleix juga memandang sirkuit Le Mans mendatang  sensitif terhadap spinning dan menuntut traksi roda belakang yang baik.

Davide Brivio mengomentari performa Aleix di seri terakhir Jerez sebagai pencapaian yang positif, seolah menemukan kembali kepercayaannya bersama GSXR-R pasca kesulitan yang di alaminya selama pre-season dan di awal musim

Hasil lengkap tes Jerez, 25/04/2016

  1. Marc MARQUEZ, Repsol Honda Team – 1:39.313 – 11 / 91
  2. Jorge LORENZO, Movistar Yamaha MotoGP – 1:39.332 – +0.019 – 26 / 59
  3. Maverick VIÑALES, Team SUZUKI ECSTAR – 1:39.536 – +0.223 – 14 / 91
  4. Valentino ROSSI, Movistar Yamaha MotoGP – 1:39.632 – +0.319 – 50 / 52
  5. Dani PEDROSA, Repsol Honda Team – 1:39.646 – +0.333 – 65 / 76
  6. Aleix ESPARGARO, Team SUZUKI ECSTAR – 1:39.682 – +0.369 – 8 / 71
  7. Cal CRUTCHLOW, LCR Honda – 1:39.812 – +0.499 – 79 / 82
  8. Andrea IANNONE, Ducati Team – 1:39.879 – +0.566 – 10 / 55
  9. Pol ESPARGARO, Monster Yamaha Tech 3 – 1:39.942 – +0.629 – 40 / 62
  10. Andrea DOVIZIOSO, Ducati Team – 1:40.027 – +0.714 – 46 / 50

Semoga bermanfaat,

ciao!

Related:

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here